12:04 am - Saturday November 1, 2014

Waspadai Karang Gigi

Thursday, 1 December 2011, 10:03 | Gaya Hidup, Penyakit | Comments Off | 1564 Views
by admin

penyakit gigiJangan sepelekan karang gigi. Sebab jika sudah fatal, gangguan gigi ini dapat merembet ke penyakit lain yang sangat berbahaya. Seperti penyakit jantung, paru-paru, ataupun otak. Saat terjadi infeksi pada gusi atau gigi, bakterinya bisa berpindah ke selaput jantung atau ke otot jantung dan menyebabkan terjadinya endocarditis atau infeksi jantung akibat mikro organisme.

Selain jantung, banyak jaringan ataupun organ vital lainnya yang bisa ditempeli oleh bakteri yang berasal dari gigi ini. Termasuk menyerang selaput otak. Akibatnya, timbulnya penyakit meningitis atau radang selaput otak yang bisa berujung pada kematian.

Namun tidak setiap infeksi gigi atau gusi dapat menyebar ke organ vital lainnya. Salah satu yang mendukung terjadinya hal itu adalah rendahnya daya tahan dan sistem kekebalan tubuh. Artinya, infeksi gigi atau gusi tidak selalu menyebabkan terjadinya endocarditis atau meningitis. Kalaupun terjadi, belum bisa dipastikan apa yang membuat infeksi ini menyebar ke organ-organ vital yang lain karena memang ada banyak faktor dan kemungkinan.

Begitu juga penanganan penyakit gigi tidak dapat dilakuakn pada setiap penderta. Terutama untuk penderita diabetes. Bahkan saat seorang diabetesi mengalami sakit gigi, sebelum diambil tindakan, maka gula darahnya harus diturunkan terlebih dahulu.

Menurut ketentuan medis, kadar gula darah yang diizinkan untuk dilakukan tindakan penanganan penyakit gigi, seperti pencabutan, adalah di bawah 200 miligram/desiliter. Jika dilanggar, luka yang terjadi akan sulit sembuh. Kondisi ini justru dapat mengakibatkan timbulnya infeksi yang justru membuat kadar gula semakin naik. Kalau kadar darah ini semakin naik, bisa terjadi hiperglikemia (komplikasi akut) atau koma hiperosmoler.

Untuk menurunkan kadar gula darah ini bisa dilakukan dengan pengaturan pola makan dan juga olahraga. Jika cara ini sulit dilakukan, bisa dengan menggunakan obat. Namun bila penanganan infeksi gigi mendesak dilakukan, maka untuk menurunkan kadar gula darah dapat dengan suntik insulin. (*)

Sakit gigi, bukan karena ulat! - anneahira.com, Sakit gigi adalah hal yang paling mnenyakitkan. sakit gigi timbul karena bakteri yang menggerogoti lubang-lubang di dalam gusi. untuk lebih jelasnya tentang sakit. Penyebab karies gigi (kavitasi) - spesialis.info | cara, Definisi karies gigi (kavitasi) adalah daerah yang membusuk di dalam gigi, yang terjadi akibat suatu proses yang secara bertahap melarutkan email (permukaan gigi. Sariawan/stomatitis | dokter gigi - tips kesehatan gigi, Sariawan merupakan salah atu penyakit yang populer, karena hampir setiap orang mengalami sariawan dalam hidupnya. nah lalu apakah anda mengetahui tentang sariawan.

Gigi keropos pada anak, pencegahan dan penangannya | koran, Gigi keropos pada anak, pencegahan dan penangannya gigi sehat, kuat, rapi, dan putih adalah impian setiap orang, siapa pun dia. gigi bisa membuat seseorang. Waspadai tenung perangsang birahi di tempat umum | markas, By wongalus. saya didatangi sedulur yang menanyakan tentang tenung di tempat umum. dia merasakan keanehan yaitu tiba-tiba nafsu birahinya naik ketika. Ruang praktek bedah - dokter ramzi spb: benjolan pada, Dari panoramic view diatas yang di perbesar terlihat bagian hitam pada foto rongent di bawah gigi , jadi gigi hanya terlihat menggelantung pada bagian atas.

Cara menghilangkan bau mulut | info kesehatan, Bagaimana rasanya jika kita mengalami yang namanya bau mulut? mungkin anda akan kurang percaya diri saat berbicara sama orang, dan kadang kita tersinggung. Ibnusabil: maret 2011, Gigi palsu pernah terbayang kalau kita tua nanti akan memakai gigi tiruan/ gigi palsu? pastinya kita semua pernah melihat nenek, kakek atau orang tua kita. Macam-macam penyakit pada mulut | kesehatan96, Bau mulut penyakit yang sering dijumpai adalah bau mulut. dengan kondisi gigi dan gusi kurang bersih, sariawan, infeksi atau luka pada mulut, mengkonsumsi bawang.

Tagged with: , ,